Pagar Panel Beton Jogja I Hebel Jogja

Cara Pemasangan Pagar Panel Beton di Lahan Basah Yang Benar

pemasangan pagar panel beton di lahan basah yang benar
Bagikan Post

 

Pemasangan pagar panel beton di lahan basah seperti sawah dan lahan yang tergenang air butuh teknik dan strategi khusus. Teknik pemasangan pagar di lahan kering sangat berbeda dengan lahan basah sehingga butuh pendekatan yang berbeda agar pagar tetap kokoh.

Salah satu kelebihan pagar panel beton adalah cepat dan mudah dalam pemasangan. Bagian-bagian pagar panel  telah didesain saling terkait sehingga petugas lapangan dengan mudah mengaitkan satu dengan yang lain.

Pada lahan kering dan konturnya datar atau landai, tenaga kerja yang berpengalaman mampu memasang pagar tinggi 1,6 m sepanjang 100 m hanya dalam 4 hari saja.

Baca : Top, pemasangan pagar panel beton sepanjang 87,5 m selesai dalam 2,5 hari saja !

Namun, untuk kasus pemasangan pagar panel beton di lahan basah butuh teknik khusus agar pagar yang terpasang tidak mengalami doyong bahkan roboh karena pagar pada lahan basah memiliki risiko doyong lebih tinggi dibanding pagar panel pada lahan kering.

Tahapan Pemasangan Pagar Panel Beton di Lahan Basah

Secara umum tahapan pemasangan pagar panel beton di lahan basah sama dengan pemasangan pagar panel beton di lahan kering. Untuk pemasangan pagar panel beton di lahan kering silahkan bacan artikel ini.

Perbedaannya terletak pada pemilihan jenis pondasi dan teknik pengecoran pada tiang kolom dan pondasi. Berikut adalah tahapan pokok dalam pemasangan pagar panel beton di lahan basah:

Memilih jenis pondasi yang tepat

Pemilihan jenis pondasi pagar panel beton menyesuaikan kondisi lahan seperti kontur tanah, lahan basah atau lahan kering dan jarak dari aliran air seperti sungai adan saluran irigasi.

Beberapa jenis lahan basah yang ada di Indonesia yaitu sawah, tanah gambut dan rawa.  Jenis pondasi yang akan dipasang harus menyesuaikan karakter lahan basah tersebut. Terdapat dua jenis pondasi pagar panel beton yaitu pondasi tapak dan pondasi menerus.

Pondasi menerus

Pada lahan basah khususnya rawa dan tanah gambut jenis pondasi menerus merupakan pilihan tepat dan terbaik. Hal ini karena rawa dan tanah gambut memiliki nilai daya dukung tanah yang sangat rendah. Berbeda dengan lahan sawah yang memiliki nilai daya dukung tanah bervariatif dari sangat rendah hingga sedang.

Baca : Perencanaan pondasi pagar panel beton yang dijamin kokoh

Dimensi pondasi menerus juga perlu dihitung dengan matang terutama masalah kedalaman dan lebar bawah. Semakin rendah nilai daya dukung tanah maka kedalaman pondasi akan semakin tingi atau semakin dalam.

Begitu juga dengan lebar bawah pondasi, semakin rendah nilai daya dukung tanah dan semakin besar beban bangunan maka lebar bawah semakin panjang.

gambar desain pondasi menerus pada pagar panel beton
Gambar fondasi menerus pada bangunan pagar panel beton

Keterangan : Pada gambar pondasi menerus tersebut terlihat bahwa lebar bawah pondasi adalah 70 cm sedangkan kedalaman pondasi adalah 60 cm.

Sedangkan pada sawah atau lahan yang berdekatan dengan saluran irigasi bisa menggunakan pondasi menerus  atau pondasi tapak. Namun pondasi menerus tetap lebih baik untuk kedua jenis lahan tersebut.

Dimensi pondasi menerus pada kedua lahan tersebut adalah kedalaman 60 – 120 cm dan lebar bawah pondasi 80 – 100 cm. Adapun lebar atas pondasi adalah setengah dari lebar bawah pondasi, jadi jika lebar bawahnya 60 cm maka lebar atasnya adalah 30 cm.

Pondasi tapak

Jenis sawah tadah hujan memiliki nilai daya dukung tanah yang rendah – sedang karena jenis sawah ini hanya tergenang oleh air saat musim hujan tiba. Namun saat musim kemarau sawah tadah hujan tidak tergenang oleh air sehingga lebih kering. Pada jenis sawah seperti ini bisa menggunakan jenis pondasi tapak.

gambar pondasi tapak pada pagar panel beton
Gambar spesifikasi pondasi tapak pada pagar panel beton

Begitu juga pada lahan yang berdekatan dengan aliran air seperti saluran irigasi dan anak sungai. Lahan yang berdekatan dengan saluran irigasi sering tergenang oleh air baik air rembesan maupun air limpasan. Kondisi ini membuat lahan tersebut becek dan berair, bahkan pada musim hujan seringkali seluruh bagian tanah tertutup oleh air.

Jika saluran irigasi yang berdekatan dengan lahan tersebut masuk kategori kecil maka pemasangan pagar panel beton cukup menggunakan pondasi tapak. Dengan ketentuan tinggi pagar atau jumlah daun panel tidak lebih dari 5 susun atau setara dengan 2 m.

Namun jika saluran irigasi yang berdekatan dengan lahan tersebut besar maka pondasi yang tepat dalam pemasangan pagar adalah pondasi menerus. Pondasi menerus selain berfungsi menjaga kestabilan bangunan pagar juga berfungsi mencegah terjadinya pengikisan tanah oleh aliran air.

Survei tingkat kemiringan lahan / kontur tanah

Survei lahan sebelum pemasangan pagar panel beton merupakan tahapan yang wajib dilakukan. Tujuan survei lahan yaitu mengetahui tingkat kesulitan akses jalan, penentuan jenis pondasi pagar dan penentuan harga pagar ke konsmuen.

gambar kontur tanah oleh multicon jaya beton
Gambar kontur tanah berdasarkan tingkat kemiringan lahan (sumber gambar di sini)

Oleh karena itu, dalam survei tersebut kita perlu tahu tingkat kemiringan lahan. Berikut adalah klasifikasi lahan berdasarkan tingkat kemiringan.

Tabel klasifikasi lahan berdasarkan tingkat kemiringan

Tingkat Kemiringan (%)Kategori
0 - 8Datar
8 - 15Landai
15 - 25Agak Curam
25 - 45Curam
> 45Sangat Curam

Lahan basah umumnya berada pada tingkat kemiringan 0-15%. Pada lahan yang masuk kategori datar hingga landai maka pagar panel beton bisa menggunakan jenis pondasi tapak. Namun, jika lahan tersebut masuk kategori agak curam hingga curam maka wajib menggunakan pondasi menerus.

Teknik pengecoran pondasi pagar panel beton di lahan basah

Setelah kita dapat memilih jenis pondasi yang tepat untuk pagar panel beton. Langkah berikutnya adalah mengetahui teknik pengecoran pada lahan basah.

Pada artikel ini akan kami bahas teknik pengecoran pondasi tapak, sedangkan pembahasan pengecoran pondasi menerus pada lahan basah akan dibahas pada artikel lain.

Tahap pertama dalam pembuatan pondasi adalah pembuatan lubang. Pada lahan basah lubang yang telah kita buat biasanya langsung terisi air sehingga menyulitkan dalam pengecoran. Maka perlu teknik khusus dalam pengecoran pondasi pagar.

Jika pada lahan kering material semen, pasir dan air berada dalam satu adukan. Maka pengecoran pondasi pada lahan basah hanya semen dan pasir saja yang berada dalam satu adukan. Tahapan pengecoran pondasi pagar pada lahan basah adalah sebagai berikut:

  1.  Pendirian tiang kolom, setelah lubang sudah jadi maka tahapan berikutnya adalah menanam tiang tersebut ke lubang. Untuk meningkatkan kekuatan tiang, bagian pangkal tiang kita tipisin sampai berbentuk lancip sehingga dapat langsung menancap pada tanah;
  2. Pengisian batu kali, Setelah tiang dapat berdiri dengan sempurna tahapan berikutnya adalah mengisi lubang dengan batu kali. Hendaknya batu kali sudah dalam bentuk pecahan kecil agar bisa mengisi ruang kosong pada lubang. Isi lubang tiang dengan batu sampai batu tersebut terlihat pada permukaan;
  3. Pengecoran, lubang tiang yang telah terisi batu kali umumnya tertutup oleh air rembesan. Maka untuk pengecoran pondasi tiang kita tinggal memasukkan adukan semen dan pasir ke lubang yang terisi air tersebut. Perbandingan semen dan pasir pada pondasi lahan basah yaitu 1:5 ( 1 sak semen : 5 ember pasir);
  4. Biarkan mengering, setelah adukan semen dan pasir mengisi penuh lubang tiang, maka tunggu samapi kering sambil membuat lubang baru untuk tiang selanjutnya.
Pemasangan daun panel pagar beton pada lahan basah

Setelah tiang pertama mampu berdiri dengan kokoh dan sempurna, maka tahapan berikutnya adalah pemasangan daun panel. Pemasangan daun panel harus memperhitungkan kerataan permukaan tanah.

Jika tinggi pagar panel 200 cm maka panjang tiangnya adalah 320 cm. Hal ini berarti bagian tiang yang harus terpendam dalam tanah adalah 70 cm sehingga pada kedalaman 70 cm tersebut permukaan tanah harus sudah rata.

Untuk memastikan permukaan daun panel sudah rata maka gunakan water pass untuk mengukurnya. Jika posisi daun panel belum benar-benar rata maka konstruksi bangunan pagar tidak bisa kokoh dan tidak terlihat rapi.

pemasangan daun panel pertama
Pemasangan daun panel pertama

Bagian permukaan tanah pada lahan basah umumnya becek atau berair sehingga agak sulit untuk menentukan kerataan permukaan tanah. Maka gunakan batu sebagai ganjalan daun panel, letakkan batu pada bagian ujung, tengah dan pangkal agar daun panel benar-benar stabil.

 Daun panel sebagai penghalang rembesan air

Sawah atau ladang yang berada di dekat saluran irigasi umumnya basah atau becek lantaran adanya air rembesan dari saluran irigasi tersebut.

Lahan yang becek menyebabkan tanah menjadi sangat gembur, kondisi ini kurang cocok untuk budidaya pertanian. Kedalaman lumpur pada lahan yang gembur bisa mencapai 40-60 cm sehingga menyulitkan petani dalam mengolah lahan.

Solusi dari permasalahan tersebut salah satunya adalah menghalangi masuknya air rembesan ke dalam area lahan atau sawah. Caranya adalah dengan memasang daun panel  lebih dalam atau lebih rendah dari aliran air yang ada.

pemasangan daun panel pada lahan basah
Daun panel yang tertanam lebih rendah dari saluran air dapat menjadi penghalang masuknya air rembesan.

Jika kita sudah berhasil memilih jenis pondasi yang tepat, melakukan teknik pengecoran pondasi dengan benar dan memasang daun panel dengan benar maka sebagian besar persoalan pemasangan pagar panel di lahan basah sudah teratasi.

Setelah semua hal penting tersebut bisa kita lakukan, maka selanjutnya adalah meneruskan pemasangan tiang dan daun panel ke dua, ketiga dan seterusnya.

Tiga hal penting tersebut merupakan pengetahuan dasar yang harus kita ketahui. Persoalan di lapangan tentunya beragam dan terus bermunculan. Maka terus belajar dan melakukan inovasi merupakan hal wajib yang harus kita lakukan.


Harga Pagar Panel Beton di Jawa Tengah dan Yogyakarta

CV Multicon Jaya Beton merupakan perusahaan yang berpengalaman dalam produksi pagar panel berkualitas dan pemasangan pagar yang profesional.

Dengan dibekali pengetahuan yang mendalam dan pengalaman pemasangan pagar lebih dari 8 tahun, tenaga profesional kami dapat memasang pagar panel beton dengan cepat, kuat dan rapi.

Berikut adalah harga pagar panel beton di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

TINGGI PAGARUKURAN PANEL UKURAN KOLOMHARGA PER M'
160 CM240X40X5 CM 240X18X18 CM 330.000
200 CM 240X40X5 CM 280X18X18 CM410.000
240 CM240X40X5 CM 320X18X18 CM495.000
280 CM240X40X5 CM 370X18X18 CM575.000
320 CM240X40X5 CM 425X18X18 CM645.000

Keterangan: Harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu, hubungi kontak kami untuk mendapatkan harga spesial

Syarat dan Ketentuan Harga Pagar Panel Beton Multicon 2021

  • Harga pagar beton diatas belum termasuk PPN 10%;
  • Mutu beton yang kami sediakan adalah K225, namun pembeli bisa memesan K300;
  • Harga pagar beton tersebut sudah termasuk biaya pengiriman se Jateng & DIY;
  • Harga pagar beton terpasang belum termasuk biaya pondasi tiang kolom;
  • Biaya koordinasi lingkungan (keamanan/preman) menjadi tanggung jawab pembeli;
  • Barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan/ditukar.

Untuk mendapatkan harga terbaik dari kami, silahkan hubungi kami di sini

Kelas mutu beton pada pagar panel adalah K225, K 225 artinya pagar tersebut mampu menahan tekanan/beban 225 kg/cm2. Dengan spesifikasi tersebut pagar akan tetap kokoh meskipun terkena angin – hujan bahkan pukulan dari orang dewasa.

Cara Pemesanan Pagar Panel Beton Multicon

  1. Hubungi kontak kami: Tim kami akan melayani kebutuhan anda dengan sepenuh hati. Kontak kami di sini ;
  2. Berikan data lengkap:  jenis produk, volume dan lokasi proyek;
  3. Survei lokasi: Tim kami akan survei lokasi proyek (untuk paket harga terpasang) untuk memastikan akses jalan bisa dilalui kendaraan truk kami;
  4. Lakukan pembayaran:  Segera lakukan pembayaran jika sudah setuju dengan harga